Jumat, 18 Oktober 2013

Bingung Pilih Jurusan yah? #Chapter2

Assalamu'alaikuuuuum! Apa kabar teman-teman? Alhamdulillah aku masih diberi kesempatan untuk bisa bernafas di blog tercinta ini. hehe.

Postingan kali ini bisa dibilang berkaitan dengan postingan yang sebelumnya. Monggo dibaca mungkin bisa memberikan masukan dan saran? :)

Nah, mohon maaf karena si Gorum ini sedang gamang, bimbang, dan bambang *eh yang terakhir gak masuk*. beberapa minggu yang lalu aku konsul sama kak Mizwar my sweetheart yang cuco maruco bin ucul marucul tentang minat dan bakat aku. Aku memberitahukan bahwa aku memiliki satu pilihan lagi dalam minat yang akan aku ambil untuk perkuliahan. yaitu Komunikasi. Aku bercuap-cuap seperti yang aku jabarkan di postingan ku yang sebelumnya. Lalu aku meminta pendapatnya, dia menjawab bahwa aku ambil Psikologi saja. Ketika aku memberikan dia penjelasan lagi mengenai mengapa aku memasukan ilmu komunikasi kedalam list passion ku, mungkin dia sedikit tersiram kuah galau oleh ku. Dia pun memberikan saran lagi agar aku melakukan konsultasi saja ke Guru BK yang namanya Bu Herlina. Oke! Dia memberi aku ide yang cemerlang melalang buana! 

Hari Senin pun tiba, aku mengajak temanku untuk menemani bertemu bu Herlina. Diruangannya aku mulai banyak bertanya ini-itu. Aku menjelaskan dua options dari beberapa list passionku. 
Beliau bertanya, "Kamu orangnya care sama teman-teman gak?" trus teman aku yang disebelah menjawab. Dan lumayan banyak bu Herlina memberikan pertanyaan-pertanyaan. Kata Beliau, aku perlu untuk di hipnotis agar tahu seperti apa diri aku sebenarnya. Namun, yang aku garis bawahi dari pembicaraanya itu, sepertinya ia melihat ada sesuatu yang sedang aku rasakan dan aku pendam, terlihat dari sorot mata aku, karena dia belajar bagaimana membaca ekspresi. Tapi aku menolak, dan dia juga tidak memaksa. Lalu Beliau memberikan nasihat, bahwa seorang psikolog itu, harus siap mengahadapi berbagai sifat dan karakter orang lain. Dan harus mengorbankan perasaan juga, maskudnya, jangan tampakan kepada mereka masalah apa yang sedang terjadi. Mau kita lagi sedih, galau, bahagia, pokoknya harus selalu siap sedia untuk orang lain. Are you ready? Hm, mungkin dengan berjalannya waktu akan terjawab akan seperti apa kesiapanku. Dan pertanyaan yang aku tunggu, "Menurut ibu arah saya lebih condong kemana?" dia menjawab, "Psikologi." 

Hari Minggu sebelum UTS nanti akan ada tes Minat dan Bakat dari sekolah. Kita lihat hasilnya akan menunjukan apa. Tunggu chapter selanjutnya yaaaah! pantengin terus, jangan bosan-bosan :)
Terimakasih Sudah merelakan waktunya untuk membaca postinganku yang isinya bergalau ria. Tolong maklumi saja anak remaja yang sedang mencari jati dirinya ini yaah. Hehe.

Wassalamu'alaikuuuuum!

Tidak ada komentar: