Kamis, 19 Desember 2013

about him

Assalamu'alaikuuum!

Postingan kali ini aku ingin bercerita mengenai seseorang yang telah memberikan warna nya dikeh
idupan ku. Pangeran berkuda dari negeri antah berantah *loh* hehe. Langsung perkenalkan saja :



Foto diatas merupakan gambaran dari perwujudan asli si Cowok tampan kelahiran Jakarta, 24 Januari 1995 *plis jangan ada yang komen, iyain aja yah*. Ada yang kenal? Ada yang tahu ia siapa? Namanya Mizwar Fahriansyah. Sebelum dia lulus tahun 2012, dia merupakan kakak kelas ku ketika aku duduk di bangku kelas X. Riwayat Pendidikannya, dulu dia mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Jatimulya 04 Bekasi Timur. Setelah lulus dari tempat itu dia melanjutkan ke tempat mamahnya mengajar yaitu SMP Daya Utama Kota Bekasi atau yang biasa disingkat Dayut. Dayut ini dekat dengan SD ku, tepatnya berada dibelakang SD ku dulu yaitu SDN Mustika Jaya 3. Nah, setelah tiga tahun dia makan bangku SMP *rayap kali ah* dia masuk di SMA Negeri 9 Bekasi, nggak jauh dari SMP nya dulu. Setelah lulus dari SMA, dia melahab kursi perkuliahan di daerah Matraman. Nama kampus nya, Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia (STPI). Hingga sekarang. 

Oke, pengenalan singkat syudah, riwayat pendidikan juga syudah. Bagaimana kalau menceritakan awal kedekatan ku dengannya? Setuju? Udah deh setuju aja yah. Hahahaha.

Saat MOPDB
berawal dari MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru) 2011. Aku lupa kegiatan itu dilaksanakan berapa hari. Selama kegiatan ini berlangsung, aku di tempatkan di ruangan terakhir, yaitu ruang X.10 *huhu*. Nah, pokoknya nih orang menjadi salahsatu panitia kegiatan MOPDB ini. Para calon Siswa baru ini di wajibkan mengenakan atribut yang telah ditentukan. Yang aku ingat, pertama kami disuruh menggunakan topi berbentuk toga berwarna pink untuk perempuan, dan berwarna biru untuk laki-laki. Dan didepan topi toga nya harus ditempel foto idola kami masing-masing, karena aku mengidolakan Cesc Fabregas, maka aku tempelkan foto nya di topi toga ku. Kedua, kami disuruh menggunakan kalung yang terbuat dari 30 buah peniti yang saling dikaitkan dengan beberapa buah permen yang telah ditentukan oleh panitia. Yang ketiga mengenakan nametag yang berbentuk tengkorak. Kalau aku dibuatin sama Ibu nametagnya ._.v hehe. Dan masih banyak lagi aku lupa *maklum*. Kebetulan banget aku seruangan dengan Jasmine Aruna alias Una, dia tetangga ku plus sahabat ku dari kecil, dan pada kegiatan ini aku semeja dengannya. Kami menempati posisi meja paling depan tapi dibaris ke empat. Waktu pas ada waktu lenggang tanpa acara di kegiatan itu, ada kakak-kakak masuk ke dalam ruangan ku. Namun, aku gak fokus memperhatikan, kayaknya aku lagi ngobrol ketika itu. Lalu, di kegiatan itu ada acara pengenalan Ekstrakulikuler dan Organisasi. Jadi, setiap ruangan kelas masing-masing dijadikan tempat stand Ekskul dan Organisasi. Para calon Siswa kelas X di ajak untuk berkeliling stand-stand tersebut secara berurutan. Ketika aku sampai di pintu stand OSIS dan MPK ada yang bilang, "Wah ada abang gue tuh!" lalu seketika aku menoleh ke arah datangnya suara teriakan ringan itu. Dan.... *backsound lagu Pandang Pertama dari A. Raffiq* *seketika semuanya jadi moving slowly* *angin meniupkan bulu mataku dan bulu hidungku* halaaaah ngaco-ngaco. Di situ aku melihat seorang laki-laki yang terlihat bijaksana , dewasa, dan berkharisma, dia menggunakan Almamater OSIS. *bengong sambil nganga*. Kacaaaaaaau! Aku langsung buru-buru masuk kedalam ruangan dan melupakan hal yang tadi udah buat aku kayak di sinetron-sinetron. 

Acara keliling stand pun selesai. Diruang kelas aku cerita sama Una tentang kejadian yang tadi di stand OSIS. Lalu acara selanjutnya pun di depan mata, yaitu berburu tanda-tangan yang sebelumnya di awali dengan pengenalan lingkungan disekitar wilayah SMA Negeri 9 Bekasi. Ketika menulis 9 Formatur untuk diburu tanda-tangannya, Una bilang ke aku. "Rum, kakak-kakak yang lo suka kalau gak salah namanya ada di sekretaris 1 OSIS." mataku pun langsung berputar ke arah papan tulis yang bertuliskan daftar 9 formatur. Oooooh namanya Mizwar Fahriansyah. Una menambahkan, "Dia kan yang tadi masuk ke kelas, Rum. Dia tadi ngenalin diri." aku jawab, "Hah masa? gak liat, Na."

Selesai mencatat nama-nama 9 Formatur beserta ketua sekbid, aku langsung keluar ruangan dan pas banget, didepan ruangan ku telah ada kak Mizwar yang duduk anteng di atas kursi dengan antrian yang luar biasa panjang (sebelumnya dia berdiri). Aku pun ikut mengantri dibelakang calon siswa yang lainnya. Dan setelah lama mengantri aku telah tepat berada didepannya, dan dia memegang buku ku, pulpen ku, dan dia menandatangani disamping namanya. "Makasih kak!" sahutku semangat. "iya sama-sama." jawabnya ramah. Wah seketika aku berasa lagi terbang di angkasa ditemani bintang-binang yang saling bergandengan.

Akhirnya MOPDB pun selesai. kami para siswa kelas X yang telah dilantik menyalami satu-satu para guru dan panitia. Aku menyalimi para guru, sampai di pak Michrobi sebagai guru terakhir selanjutnya ada kak Aryo, dan aku meyalaminya seperti aku bersalaman ke orangtua. Nah, samping kak Aryo ada kak Mizwar. Aaaaah dan aku masih saja bersalaman seperti menyalami orangtua yang telapak nya dicium juga. wkwkwk. Dan aku malu sendiri, tapi selanjutnya aku gak bersalaman seperti itu ke kakak-kakak yang lain kok. Hehehe. Dan tuh tangan rasanya gak ingin aku cuci deh karena bekas salaman sama kak Mizwar :D *dasar alay*

Awal Masuk Sekolah
Ya ampun, hari-hariku berasa sangat indah. Karena tiap harinya aku selalu memandangi kak Mizwar dari kejauhan. Aku selalu mencari tahu mengenai informasi tentang nya. Dari mulai pacarnya, hingga mantan-mantannya. Walaupun selama aku menyukai dan mengaguminya, dia telah dua kali berganti pasangan. Walaupun itu membuat aku sempat sakit hati dan galau geto, tapi aku tetap saja menyukainya. Karena dengan menyukainya aku dapat melupakan orang yang pernah aku suka selama empat tahun sejak SMP. Dan akhirnya berhasil tuh orang aku lupakan, hehe. 

Nah perjuangan ku bukan hanya sabar dan tabah melihat kak Mizwar bersama orang lain, tapi ada lagi perjuangan ku. Yaitu dengan mengikuti OSIS. Aku daftar OSIS salahsatunya karena ingin bisa dekat dengannya. Setelah mengikuti LDKS, malamnya aku sms kakak kelas ku di kelas XI untuk mengirimkan nomor kakak panitia LDKS, karena ada yang ingin aku tanyakan terkait dengan pengumpulan makalah yang disuruh pada saat LDKS. Dan kakak kelas itu mengirimkan nomor kakak-kakak panitia dan salahsatunya ada nomor handphone kak Mizwar. yasudah aku save sekalian *rejeki* wkwk. Tapi aku tidak sms kak Mizwar melainkan kakak yang lain, maklum belum berani.

Setelah itu aku lolos ke tahap selanjutnya. Yang terakhir adalah LKS di Villa daerah Sukabumi. Tapi sayangnya kak Mizwar gak ikut :( dan disana aku dapat pengalaman yang luar biasa banget. Dan banyak kenagan yang tidak bisa dilupakan. Apalagi pas aku di jadiin tumbal penggombalan para penggombal cowok. Zzzzz malu banget deh pas itu -_- udah mana pas sarapan numpahin air teh gara-gara ada kucing trus kena kakak Ketua OSIS pula. ya ampun memalukan. Pokoknya banyak kenangan yang seru bingit deh.
Nah, setelah itu aku dan teman-teman resmi deh jadi pengurus OSIS 2011-2012


Langsung aja yah ke inti permbicaraan.
Pada tanggal 24 Januari 2012 kan ulangtahun kak Mizwar. Dari jauh hari tuh aku sudah merencanakan akan mengucapkan kepada dia lewat sms. Tapi menggunakan nomor baru. Soalnya dulu pernah nyobain sms dia pake nomor yang lama hehehe, (maaf yah kak Mizwar baru ngasih tau di blog ini :p).

Pada pukul 00.00 eh gatau deh, lewat sedikit kayaknya deh, aku mulai sms dia. Kata-kata untuk dijadikan kalimat yang padu-padan telah dibuat. Untuk sending sms nya aja aku perlu mengumpulkan mental dulu melalui jungkir balik di tempat tidur, gigitin kuku, cubitin pipi, pukuli bantal, teriak tanpa suara, dan akhirnya pun berhasil dikirim sms itu. Aku menunggu selama kurang lebih dua menit tetapi tidak juga mendapat balasan. Dan saat itu aku mulai menyerah dan negative thinking, mungkin kak Mizwar tidak akan membalas sms yang tidak tahu pengirimnya siapa, atau mungkin dia udah tidur. Dan ku pejamkan saja mataku karena sudah cukup lelah, sebelumnya aku pas sekali baru pulang dari Jakarta dan pulang jam 12 malam. Tapi, tiba-tiba suara dari handphone ku berbunyi, seketika mataku terbuka lebar dan aku membaca itu sms dari kak Mizwar. Aku memastikan kembali bahwa itu beneran sms dari kak Mizwwar. Aaah. Dan perlahan ku buka sms itu. Dia menjawab "iya amin, makasih yah. Ini dari siapa?" trus entah tiba-tiba muncul semangat darimana aku langsung sergap mengetik balasan itu dengan tangan yang mendingin dan sedikit gemetaran. *ini cius* dan aku pun menjawabnya bahwa aku Arum dari kelas X.10. Dia sangat ramah. 

Beberapa bulan aku smsan dengannya, belum pernah sedikitpun berbicara langsung ataupun bertegur-sapa. Dia mungkin belum tahu aku yang mana. Pada suatu hari ketika di sms dia menyuruhku untuk menyapanya secara langsung agar dia tahu wujud asliku. Dan pas sekali keesokan harinya ketika aku selesai rapat, aku bertemu dengannya, dia berjalan ke arahku sambil meminum pop ice dari mbak'e, dengan tatapan ke arah depan, dipikiranku kalau dia sebenarnya sudah tahu aku dan dia akan menyapa ku terlebih dulu, ternyata tidak, dia belum menggenalku, dan dengan sekuat hati, tenaga serta pikiranku, aku mencoba menyapa, "Kak Mizwar!" huaaaaaaaaaaaaaaaaa mateeeeeeeeeeeeeeee! Dia pun berhenti menyeruput dari sedotan pop icenya dan menjawab, "Iyaaa!" sambil melemparkan senyum indahnyaa. Ah kini aku melayang-layang serasa berdiri diatas bumi *emang!*

Di sms pun pada saat malamnya kak Mizwar bertanya, apakah yang tadi menyapanya adalah diriku, aku jawab bahwa itu kembaranku, tapi ia tidak percaya, dan akhirnya aku mengaku. Selama dua bulan kami smsan tanpa ngobrol langsung didalam ataupun diluar sekolah. Tidak terasa di sms kita berasa saling dekat. Lambat laun di sms kak Mizwar mulai gombal-gombal gitu.

Hari Sabtu, tanggal 3 Maret 2012, malamnya aku smsan dengannya. Aku tanya ke dia lagi apa? trus dia jawab lagi jalan sama abangnya. trus aku bilang, "ciee malam mingguan sama abangnya." trus dia bilang, "iya dong, makanya malam mingguan sama kakak aja mau gak?" trus aku nelen ludah. 'ini kode?' dalam hatiku. "maksudnya?" trus dia jawab, "iya mau gak jadi pacar kakak? kamu suka kan sama kakak?" trus aku bilang jangan bercanda, tapi dia bilang itu serius, trus aku bilang aja kalau kita kan belum lama kenal, kak Mizwar bilang emang pengen PDKT lagi? trus aku bilang gak tau. Aku gak bisa jawab. Aku minta waktu sampai besok tanggal 4 Maret 2012. Kebetulan aku ikut lomba kombat besoknya, dan aku izin untuk tidur.


Pada tanggal 4 Maret 2012 nya aku mengikuti lomba kombat dari ekstrakulikuler Sastra dan Budaya, dan Alhamdulillah gak apa-apa walaupun juara 2 :) nah, setelah itu malam-malamnya aku jawab, kalau aku mau jadi pacar kak Mizwar. Aaaaaaaaaaaaaah malu, Tapi kalian tahu kah? itu senengnya setengah mati. Tapi butuh pertimbangan yang luar biasa. Aku mesti nanya ke temen-temen aku. Aku nanya ke Fika dan Jessy, kata mereka terima aja tapi terserah itu keputusan aku. yaudah akhirnya kan aku terima. 

Pada tanggal 5 Maret 2012 aku dijemput sama kak Mizwar dirumah, dan dia langsung bertemu dengan kedua orangtuaku. Dan saat itu dia membawa motor abangnya yang tiger. Dan itu tinggi banget jok belakangnya, buat turun aja susah. Dan diperjalanan tuh berasa krik banget. Karena sebelumnya kita belum pernah ngobrol sama sekali secara langsung. Trus yah, pas sampai di sekolah, HEBOHHHH! Pada gak percaya aku sama kak mmziwar. Karena sebelumnya kita gak pernah terlihat bersama. Gak pernah ngobrol, berduaan dan lain sebagainya. kakak kelas XI ada yang sampai kaget, "Arum?? Sama kak Mizwar sekarang?? yaampun gak nyangka." trus banyak yang bilang kayak gitu. dan pada saat itu aku berasa banget bahwa dunia sedang memperhatikan kita (aku dan kak Mizwar). Apalagi temen-temen OSIS, pada kepo gitu. Tapi aku belum ngaku. Pokoknya selama seminggu pacaran gak ada yang tahu, GGC (Geng aku di kelas) belum pada tahu. Aku memberi tahunya setelah seminggu kemudian. hehe. Dan satu sekolah mungkin pada shock. Apalagi mantannya. Sampai-sampai aku sering diomongin padahal gak ada kaitannya lagi. Tapi itu dulu. Dan aku berusaha untuk gak pernah dimasukin kedalam hati. Karena aku tidak menuntut diriku sendiri untuk disukai oleh orang lain. Yang penting menjadikan pribadi yang 'sebenar-benarnya' itu lebih penting. Hahaha *sok banget si Arum orangnya*. Dan sampai sekarang Alhamdulillah masih bersama. Tau gak pas dirumah? Pas rambutku lagi dikepangin sama Ibu, Ibu nanya, "Teh, kemarin itu siapa?" aku jawab, "dia kakak kelasku, Bu." Ibu tanya lagi, "kamu suka sama cowo itu, Teh?" aku jawab dengan polosnya, "iya bu" dan ibu balas "emang dia juga suka sama kamu?" aku bilang, "iya sama-sama suka bu." trus ibu dan kak afi ketawa mendengar ucapan aku. aku baru sadar kalau jawaban aku itu terlalu polos dan seperti anak kecil. tapi yah mau gimana lagi, emang real nya kaya gitu kan. soalnya aku paling gak bisa boong sama orangtua apalagi sama ibu.
DREAM COME TRUE!
Sudah yah sampai disini dulu. Kalau kelebihan ceritanya dan ada kekurangan serta kesalahan, mohon dimaafkan. Hehe. Terimakasih yang telah rela-relain baca.

Wassalamu'alaikuuuuuum!

Tidak ada komentar: