Rabu, 27 November 2013

Apa ini?

Assalamu'alaikum yaa sejawat ku,

waktu ini, aku tidak akan melukiskan kegamangan ku
ataupun kegundah-gulanaanku akan sebuah fantasi yang meracun.
Boleh jadi, ini hanya secarik curahan kecil yang tidak lain dan tidak bukan berasal dari keganjalan yang menyelubungi derita ini.

Namun,
Aku tidak dapat menafsirkan apa ini
aku tidak dapat menemukan kunci pintu hati ini
aku tidak dapat menggali sedalam-dalamnya jeritan naluri.
Dan...
aku masih belum dapat mengerti...

Lain dengan tutur dan goresan ini mampu khatam
Tapi, kini ku membisu
akan tetap ku awasi tangkisan yang aku cari sampai akhir nanti..

Wassalamu'alaikum..

Rabu, 20 November 2013

Bingung Pilih Jurusan yah? #Chapter3


Assalamu'alaikuuuum!
Seperti yang telah aku janjikan pada postingan sebelumnya Bingung Pilih Jurusan yah? #chapter2,  kini aku akan membahas mengenai hasil dari test Minat dan Bakat yang diselenggarakan pada tanggal 20 Oktober 2013 yang lalu. Dan hasilnya adalaaaaaaaaaah :

Arah Minatku yang pertama berdasarkan hasil test tersebut adalah Sosial. Dan ternyata prediksi ku kali ini tidak meleset. Jenis profesi Sosial nya antara lain, Konselor, Psikolog, dan Rektor/Kepala Sekolah.

Aku jabarkan dulu apa itu Profesi Konselor. Dari yang aku baca, aku tangkap, dan aku temukan di Wikipedia, Konselor adalah seorang yang memiliki keahlian dibidang konseling/penyuluhan yang diperuntukan dan ditujukan kepada individu yang mempunyai suatu masalah agar dapat teratasi. Seorang konselor itu harus menempuh pendidikan minimal sarjana strata 1 (S1) dan dari lulusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB), Bimbingan Konseling (BK), atau Bimbingan Penyuluhan (BP), dan masih ada beberapa persyaratan lainnya yang harus dilewati oleh orang-orang yang ingin menjadi seorang konselor.

Yang kedua adalah Psikolog. Haduh, benar-benar tidak asing sekali dengan profesi yang satu ini. Dimana Profesi ini adalah sebuah pekerjaan eh mmmmm lebih tepatnya cita-cita yang aku idamkan. Dari postingan-postingan aku sebelumnya kayaknya aku sering menuliskan kata 'Psikolog' kan. Nah, sebenarnya apasih Psikolog itu? Psikolog adalah seorang yang ahli dalam bidang psikologi. Lalu, Psikologi itu apa? Psikologi itu merupakan bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan tingkah laku serta fungsi mental individu atau kelompok secara ilmiah. Seorang yang ingin berprofesi sebagai Psikolog harus menempuh Pendidikan Magister (S2), lalu kalau ingin buka praktek sendiri juga harus memiliki izin praktik, dan prosesnya itu 'lumayan'. Lumayan apa nih? Menurutku lumayan antara ribe(d)' dan tidak ribe(d) (dibaca: Ribet). Apasih, Rum? -___-


Lanjut yang ketiga adalah Rektor/Kepala Sekolah. You know lah, Rektor. Ngedengernya aja udah wah banget gitu. Kalau dalam bahasa Indonesianya Rektor itu pimpinan tertinggi perguruan tinggi yang berkewajiban memajukan ilmu pengetahuan di masing-masing institusi melalui pendidikan dan penelitian, serta memberikan kontribusi maksimal kepada hal layak luas. Pengen? Siapa sih yang gak pengen (tapi tanggungjawabnya besar) Why not? Aamiin. Nah, Kepala sekolah. Apalagi ini, sudah tidak asing banget. Disetiap sekolah manapun dari SD, SMP/MT, SMA/SMK/MA Negeri ataupun Swasta pasti ada kepala sekolahnya dong ya kan. Bedanya seperti itu. Kalau rektor pimpinan tertinggi di perguruan tinggi, kalau kepala sekolah pimpinan di sebuah sekolah.


Arah minat kedua yaitu di bidang Artisitik. Jenis-jenis profesinya antara lain, Dekorator Interior, Fotografer, dan Designer Iklan. Kalau yang ini aku tidak bisa jelaskan semuanya, pasti kalian sudah pada tahu semua kan.


Arah minat yang ketiga alias terakhir adalah bidang Enterpresing/Pengusaha. Jenis-jenis profesinya antara lain, Produser, Pengacara, Politikus. Oh god! Seketika aku flashback ke masa kecilku yang bercita-cita menjadi seorang pengacara. Tapi tapi tapi, cita-cita itu sudah aku delete dari list of goal ku. Uh, untungnya aku sudah bisa move on dari pengacara ke psikolog, hehe :D


Nah, dari hasil-hasil tersebut aku disarankan untuk mengambil jurusan :
1. Psikologi

2. Hukum
3. Desain Interior

What?? Ada dimana tuh Ilmu Komunikasi?? Ada dimana Sastra Indonesianya?? Tidak-tidak, aku tidak ingin mengambil Jurusan Hukum. Apalagi Desain Interior. Jurusan itu memang bagus sekali, karena tidak ada satupun jurusan yang tidak baik. Kecuali jurusan ke Neraka. *halah. 


Yasudahlah yah, yang pasti aku akan mengambil jurusan Psikologi. Dan sisanya masih berputar-putar didalam dan diluar kepalaku. Tapi jujur yah, sebenarnya aku sudah tidak terlalu galau ria lagi mengenai masalah jurusan perkuliahan, yang aku bimbangkan adalah bagaimana caranya agar aku dapat diterima diperguruan tinggi sesuai dengan jurusan yang aku pilih. 


Wallahu a'lam


Bismillah saja, Allah Maha Kaya kok. Allah tidak pelit. Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan. Minta saja sama Allah, Allah tahu kok mana yang terbaik buat hamba-Nya :)


Sekiaaaan, kapan-kapan kita lanjutkan lagi yah ;)


Wassalamu'alaikuuuum!

Selasa, 12 November 2013

SUBHANALLAH! (Telah Dekat Qiamat; Bulan Telah Terbelah…)

Allah berfirman: “Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)” Apakah kalian akan membenarkan kisah yang dari ayat Al-Qur’an ini menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris ?? Di bawah ini adalah kisahnya:
Dr. Zaghloul Ragheb El Naggar
Dr. Zaghloul Ragheb El Naggar
Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ?
Maka  menjawabnya sebagai berikut: Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim.
Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an. Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah] mengandung mukjizat secara ilmiah ? Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjagkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya.
Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.
Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?”
Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ?
Mereka menjawab: Coba belah bulan, ..”
bulan_terbelah1lMaka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulat itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!” Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?”Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!!!”  Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya:  Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap ….sampai akhir surat Al-Qamar.
Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan??”  Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: Dipersilahkan dengan senang hati.” Daud Musa Pitkhok berkata, “Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur’an yang mulia.
crack1Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah… Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam pencarian kebenaran. Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS. Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besardalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan. Presenter pun berkata, ” Andai dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak berguna”. Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, “Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran, industri, dan pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia-sia, akan tetapi hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.
Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?” Mereka pun menjawab, “Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya. Mereka menjawab, “Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!!
bulan-terbelah-1Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?” Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali”.
Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, “Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, “Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah … Maka aku pun berguman, “Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar, dan … saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.
Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq

Jumat, 01 November 2013

#Impian

Assalamu'alaikuuuum!

Malam ini menunjukkan pukul 00.02 nih. Belum bisa tidur soalnya tadi siang sudah tidur hehe. Tapi sebenarnya karena mikirin nilai Raport UTS yang akan di bagikan besok sih -_-v

Aku gak tahu hasilnya akan menggembirakan atau mengecewakan Ibu dan Bapak. Aku takut mengecewakan. Karena aku merasa proses ku dalam belajar belum maksimal selama ini. Masih banyak ketidakseriusannya. Dan faktanya kelehaan ku berakibat buruk, seperti contohnya turunnya nilai-nilaiku.

Sering aku berfikir apa yang aku lakukan sama saja menyepelekan hasil jerih payah orangtua ku yang bekerja banting tulang untuk menyekolahkan ku. Apalagi diluar sana, banyak sekali yang mengidamkan dapat bersekolah dengan layak seperti apa yang aku rasakan sekarang.

Seperti buktinya, banyak murid-murid SD didaerah-daerah tertentu yang semangat menuju sekolahnya tetapi harus bersusah payah dahulu menyeberangi sungai yang arus nya deras melalui jembatan dengan satu tali untuk di injak dan satu tali untuk pegangannya.

Ada pula, yang antusias belajar meskipun ruang kelasnya beratapkan anyaman-anyaman yang sudah bolong ditambah lantai semennya yang sudah bopong.

Cerita yang lain pula, seorang perempuan kecil yang belum genap berusia 10 tahun ingin bersekolah, tetapi ia mesti mengurusi ayahnya yang sakit dikarenakan ibunya telah meninggal dunia.

Betapa mirisnya. Sangat mengiris hati. Tapi dikehidupan ku yang bisa dibilang lebih beruntung dari mereka aku belum dapat memanfaatkan dengan baik apa yang telah dikasih oleh Allah.

Aku janji yaAllah, Jika Engkau Menghendaki ku, aku akan menjadi manusia yang bisa bermanfaat buat
orang banyak di masa depan. Dan aku akan mengubah Negeriku ini. Aamiin. Tunggu aku yah adik-adik :)

Wassalamu'alaikuuuum!