Jumat, 19 Desember 2014

Peristiwa minggu ini

UAS sedang di pause, dan hari senin akan di play lagi. Sekarang ngasoh dulu di Blog yah, hehe.

Aku ingin sedikit bercerita tentang minggu ini.
Hmm, tau sendirilah minggu ini adalah minggunya UAS. Dari hari senin hingga senin lagi. Dan Ahamdulillah sejauh ini Arum masih berada dalam pertolongan Allah, dan selalu dimudahkan ketika mengerjakan, mudah-mudahan membuahkan hasil yang terbaik. Aamiin.

Selain ada UAS, minggu ini juga ada acara wisuda kak Afi di Jakarta, tepatnya tanggal 17 Desember 2014 kemarin. Sedangkan aku tidak bisa ikut hadir dalam pelaksanaan itu. Sedih banget. Namun, aku mengirim message ke ibu, bapak, dan kak Afi berkaitan hal tersebut. Namun, tak satupun balasan dari mereka datang. Seharian aku tunggu, tidak kunjung dibalas. Ya sudah, mungkin mereka semua sedang sibuk.

Keesokan harinya yaitu pada tanggal 18 Desember 2014, selesai pulang dari UAS, aku, Agnes, Dhini, Della, Diamond, Ayu Aceh, dan Ade konsul ke pak Irfan, Kajur nya Psikologi. Di ruangannya, kami banyak bertanya soal perkuliahan, beliau orangnya sangat open. Setelah itu aku pulang ke Ma’had.

Ketika sore dengan diiringi oleh hujan yang cukup deras, tiba-tiba dengan cepatnya Angin yang menggulung datang menerpa Ma’had, dan ternyata bukan hanya Ma’had saja, tetapi di daerah Bandung Timur. Dari berita yang aku baca, korban jiwa satu, karena tertimpa pohon yang tumbang, namun Alhamdulillah di UIN sendiri tidak ada korban jiwa, namun fasilitas dan gedung-gedung pun hancur. Salah satunya Psikologi yang rusak disalah satu ruangan saja. Tapi paling parah adalah gedung perpustakaan kampus bisa dilihat sendiri foto nya.


Karena aku takut terjadi sesuatu dengan ku, maka ku kirim message ke Bapak bahwa sedang ada angin puting beliung, setelahnya bapak segera menelpon ku dan menanyai kabar tentang hal ini dan memberikan nasihat agar tidak keluar dari Ma’had.

Hmm, Alhamdulillah dari kejadian ini ada hikmah yang bisa diambil. Yang tadinya aku menunggu kabar dari orang rumah, karena kejadian ini orang rumah malah langsung menelpon ku, hehe. Mungkin ini jalan yang dikasih Allah. Coba kalau gak ada puting beliung, aku gak akan bisa dapat kabar dari mereka :)

Dan hari ini tanggal 20 Desember 2014 bertepatan dengan Hari Ulangtahun Bapak aku. Bapak Supria Bagja. Aku sudah mengirimkan message ucapan kepada beliau, namun belum lekas dibalas. Selamat Ulangtahun yah, Pak! :) Dan hari senin nanti adalah Hari Ibu. Hari Ibu bukan hanya hari senin saja, tapi semua hari adalah hari Ibu. SELAMAT HARI IBU YAH, BU! :)

Kamis, 11 Desember 2014

Per-kuliah-an

Assalamu'alaikuuum! ^^
mata kuliah tadi pagi jam 7.00 - 8.40 adalah b.arab, tapi karena udah gak ada materi lagi jadinya jam nya kosong. Selanjutnya jam setengah 9 aku ke lantai 4. Aku jadi objek penelitian kakak-kakak semester 5 yang praktikum. itu kegiatannya wawancara gitu, nanya-nanya banyak deh pokoknya mah. Pas udah selesai di wawancara, tetehnya kasih aku makanan, lumayan lah buat ngisi perut hehehe. Trus masuk lagi ke kelas dan beberapa dosen memberikan kisi-kisi mengenai materi yang akan di UAS kan.

Ngomong-ngomong about UAS, belum ada persiapan nih :(
Mata kuliah yang paling ditakutin itu...... semuanya .-.
Hm, sudahlah jangan terlalu banyak ngeluh. Dengan mengeluh gak akan membuatku siap dengan UAS dalam sekejap mata. Yang dibanyakin itu ya usaha nya lah, belajar yang bener. Gak banyak main kesana-kemari. Dan doa yang sebanyak-banyaknya. Fokyuzzzzzzzzzz!

KELAS A (foto ini diambil saat ospek jurusan)

Mudahkan Arum dalam mengerjakan soal-soal UAS nanti yah yaAllah. Allah pasti akan selalu bersama Arum. Kan kata Allah, kalau kita ingat sama Allah, Allah akan ingat kita juga, kan? Hehehe. Bismillah!

Wassalamu'alakuuum! ^^

Rabu, 10 Desember 2014

ANGKET SMA

Assalamu'alaikum! ^^
Sebenernya bingung mau nulis apa, tapi yang pasti pengen menulis aja. Hehe.
Hmm, kebetulan pas lagi liat-liat foto SMA, aku nemu sesuatu. Dan ingin rasanya aku bahas disini. Check this photo!
ANGKET XII IPA 6
yaps! Bukan berlaku sombong, cuma mau membahas sedikit. Karena aku ngerasa 'masa sih?'
baik, aku akan bahas satu-per-satu.

1. Kategori terbaik : Deuh, apakah ini? Aku mah apa atuh, biasa wae. Gak baik-baik amat. Apalagi kadang aku kan pelit kalau dalam Ujian. Kenapa coba bisa di bilang terbaik?

2. Kategori terkalem : serius ini terkalem? bukan kalem kali, cuek dan diam maksudnya. Hehe. Kalau kalem tuh kesannya kayak lemah-lembut, kalau lagi berjalan langkah kakinya sedikit-sedikit kayak putri solo, trus kalau ngomong temponya teratur. Da aku mah apa atuh ya, jalan nya aja cepet, kalau ngomong gak ada titik komanya. Hehe.

3. Kategori termanis : Wah emangnya aku gula -__- emangnya udah pada pernah nyicipin kalau aku rasanya manis? aku aja gak pernah tau rasanya manis, pahit, asam, asin, dari wujud aku sendiri.

4. Kategori tercantik :
cantik darimana -___- bukannya semua wanita itu cantik yah? Lagipula, kecantikan itu hanya bertahan sementara. Hanya berlaku ketika kulit kita masih kencang. Coba bayangkan kalau aku sudah tua, keriput, kulit nya longgar kayak gesper?

5. Kategori terimut : ciee imut.. Ah, enggak biasa aja. da aku mah apa atuh hanya manusia biasa yang syelalu syalaaah. Hehe. Imut gimana? Mungkin karena badanku kecil saja makanya di bilang imut ya :p

6. Kategori teramah : aihhh, 'ter'ramah. Berarti paling ramah. Gak bisa dipungkiri sih emang sebagaimana manusia yang hidup kita pasti saling bersosialisasi, dan membutuhkan sosialisasi tersebut supaya tercapai tujuan-tujuan, right? Tapi aku gak ramah-ramah amat kok. Cuma seneng aja kalau ketemu temen-temen, jadi keliatannya ramah, padahal mah biasa aja, aku mah cuek orangnya :D

7. Kategori teralim : Alhamdulillah kalau emang dibilang alim, tapi aku belum menjadi orang yang ahli agama. Tapi kalau ada kebaikan yang aku lakukan dapat dicontoh oleh teman-teman sekalian syukur wa alhamdulillah. Soalnya mah aku masih 'OTW' menuju ke'alim'an. Bukan kealiman yang dibuat-buat ;)

8. Sampe ada juara umumnya segala -______________-

Sudah yah, Wassalamu'alaikum! ^^

Jumat, 05 Desember 2014

HIMAJA 2014

Assalamu'alaikum..
Beberapa minggu yang lalu, Ma'had Al-Jami'ah mengadakan berbagai acara yang terangkai. Yaitu, ada PKM-TD untuk santri  Ma'had yang berlangsung 2 hari, PKM-TM untuk semua kosma semester 1 di UIN SGD Bandung, dan Acara Perlombaan untuk semua mahasiswa UIN SGD Bandung. Kebetulan aku menjadi salahsatu panitia nya, dan kebetulan pula menjadi seksi di bidang Pub-Dok
di bawah ini akan aku bagi berbagai foto pada acara-acara tersebut. Check it out!

ini hari pertama PKM-TD, semangat antusias para santri.
ada juga yang bobo loh, kecapean yah qaqa? :p
kalau ini hari kedua 
dari kiri : Devia, Eryanti, Choirunnisa
ini kembaran Taylor Swift :p hehe
acara PKM-TM
tanpa mereka kami kelaparan :p
makan yang kenyang yah panitiaaa!
saat games 
acara lomba reading arabic news
lomba musikalisasi bahasa arab
lomba reading english news
lomba musikalisasi english

Berikut foto-foto dari para panitia kece B)












panitia dan pengurus Ma'had
sekian..

Wassalamu'alaikum..

Kamis, 04 Desember 2014

Ibu...

Ibu..
Satu kata yang mewakilkan semua hal kebaikan yang ada di dunia ini. Cinta, keikhlasan, kasih sayang, perlindung, penolong, dan banyak hal.

Ibu itu laksana bidadari yang Allah turunkan sebagai pendamping dan pembimbing para calon khalifah di muka bumi.

Ibu adalah bintang yang menerangi disetiap kegelapan,
Ibu adalah matahari yang menghangatkan jiwa anak adam,
dan ia sebagai obat ditengah kerinduan.

Cintanya bagai seisi air di laut, tidak dapat terhitung namun dapat dilihat dan dirasa.
Ucapannya bak syair syahdu yang menentramkan hati siapapun yang mendengarnya.
Pandangannya bening seperti tetesan embun yang membasahi pagi.

Hidup tanpa nya bukan sebuah harapan, tapi selalu bersama-sama dengan nya adalah sebuah impian dan cita-cita..

AKU SAYANG IBU!

yaAllah, ampunilah dosa Ibu, sayangilah ia sebagaimana ia menyayangi Arum sewaktu kecil. Sehatkanlah Ibu, panjangkanlah umurnya agar ia dapat melihatku lulus dari Perguruan Tinggi kelak. Angkatlah segala penyakit Ibu, agar ia dapat melakukan aktivitas seperti biasanya. Tetapkan lah Ibu menjadi Ibu Sang calon penghuni surgaMu yaAllah. Aamiin :')

Rabu, 26 November 2014

Kesepianku

Assalamu’alaikum ^^

Sudah 3 bulan lebih aku berada di Bandung. Belum apa-apa sudah merasakan jenuh yang teramat sangat. Rasa ingin pulang, rasa ingin segera keluar dari Ma’had, rasa ngin segera menyelesaikan study dari Psikologi. Hm, entahlah. Tapi inilah proses yang harus dijalankan. Seperti yang pernah aku sebutkan sebelumnya bahwa kesuksesan itu tidak pernah diraih dengan hal-hal yang mudah.

Di kampus aku memiliki banyak teman, apalagi di Ma’had. Namun tetap saja perasaan kesepian dan merasa sendirian itu selalu menempel di fikiran ku, menghantuiku kemanapun aku pergi. Padahal mereka semua selalu mengingatkan hal-hal yang biasa orangtua dan saudara-saudara ku ucapkan ketika dirumah dulu.

“Arum makan dulu!”
“Arum buku-bukunya jangan berantakan.”
“Arum makan yang banyak.”
“Arum jangan lupa makan!”
“Arum makan bareng yuk!”
“Arum mau kemana?”
“Arum hati-hati ya!”

Hahaha lucu, dan so funny kalau mendengarnya. Tapi rasanya beda. Sangat berbeda. Tetap saja sepi, sendiri dan, asing. Belum bisa beradaptasi? Oh tidak. Ini bukan masalah belum bisa beradaptasi. Mungkin ini yang namanya KEJENUHAN.

Dengan sejuta aktivitas dan kegiatan yang bergelantungan di diriku setiap harinya tidak membuatku semakin baik, justru semakin jenuh, jenuh, dan jenuh. Aku benci hal ini!  Memang wajar, namun hal ini tidak bisa diwajarkan terus-menerus, atau tidak aku akan kehilangan semangat berjuang disini.

Hanya dengan bertemu Allah lah kejenuhan ku sedikit-demi-sedikit berkurang, dan jauh lebih tenang. Apabila aku rindu dengan kehidupan ku yang dulu, aku selalu berusaha mengingat kehidupan ku yang indah di masa depan. Apabila aku rindu dengan keluargaku, aku selalu melantunkan syair-syair doa yang ku panjatkan kepada Allah, dan berharap Allah akan membayarkan kerinduan. Apabila aku rindu dengan semua cerita-cerita kenangan di masa lalu, ku biarkan diriku terlena dengan bacaan cerita di dalam kitab Allah yang suci yang memberikanku pelajaran akan kehidupan di jaman dulu.

Ya Allah, tak henti-hentinya aku berdoa kepadamu, semoga Allah tidak bosan medengarnya yah :
Ya Allah Ya Tuhanku, berikan kelancaran pada hidup ku disini. Berikan yang terbaik untuk kehidupanku setelah ini. Hilangkanlah perasaan yang membuatku melalaikan kehidupan dunia atau akhirat. Selalu dekatkanlah orang-orang yang baik, dan jauhkanlah aku dari orang-orang yang membawa mudharat dalam kehidupan ini. Jaga dan lindungi orang-orang yang aku sayangi. Dan, jangan tinggalkan Arum sendiri yah yaAllah, Allah harus terus bersama-sama dengan Arum.
Aamiin.


Wassalamu’alaikum ^^

Selasa, 28 Oktober 2014

...

Assalamu'alaikum..
Entah apa yang sedang aku rasakan saat ini. Aku rindu hal yang membuatku senang dan sedih di jaman dahulu. Disini, ya, aku merasa teramat sendiri walaupun dikelilingi oleh orang-orang yang baik lagi peduli. 
Memang, kini aku sedang dalam proses menunaikan semua kewajibanku. Tapi, kepenatan yang tiada berujung ini mengharuskanku menelannya sendiri. Hm, jadi seperti ini rasanya. Baik, aku mengerti. Aku harus mengalah atas perasaanku. Tak boleh aku manjakan walau kemalangan memecahkan kenyamanan.Wassalamu'alaikum...

Senin, 15 September 2014

Episode Ma'had Al-Jami'ah



Assalamu'alaikum...

Ini adalah hari ke-23 ku di Bandung. Hari-hari yang terlihat menjenuhkan memang, tapi  ketika semua dijalankan warna kejenuhan pun luntur sedikit-demi-sedikit. Apalagi dikelilingi oleh orang-orang yang care sama aku. Ditambah dengan aktivitas sehari-hari di Ma'had Al-Jami'ah.

Ya ampun, aku sampai lupa belum cerita mengenai tempat tinggal ku di Bandung ini. Seperti aku sebutkan di atas, aku bertempat tinggal di Ma'had Al-Jami'ah, aku biasa sebut dengan kata Ma'had. Ma'had itu menurutku asrama yang menyimpan seribu keindahan dan, misteri. Ma'had merupakan asrama khusus puteri yang diperuntukan bagi para Mahasiswi Baru Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Untuk dapat tinggal dan berada di sini tidak sembarangan, melainkan melalui jalur tes. Waktu itu ada tiga jenis materi tes. yang pertama Bahasa Inggris, lalu Bahasa Arab, dan terakhir adalah kuesioner. Hanya mereka yang beruntung dan yang pasti punya kemampuan yang bisa berada di Ma'had. *ecieeee* hihi.

Aktivitas di Ma'had itu sangat beragam dan pastinya bermanfaat sekali. Tiap hari, shubuhan kita wajib untuk berjama'ah setelah itu akan ada bel untuk berkumpul di lapang luas untuk kegiatan Muhadatsah atau conversation. Muhadatsah itu kegiatan untuk melatih bahasa arab. Biasanya yang ringan-ringan, kalau sejauh ini masih sampai bagaimana pengucapan 'Syukron' dan lain-lain sejenisnya. Nah, setelah itu kita masing-masing punya aktivitas lain, ada yang kuliah (kalau ada jam kuliah), ada yang nyuci baju, ada yang mandi, ada yang nyetrika, ada yang nyuci piring, ada yang bercengkrama, bahkan ada yang lanjut bobo cantik, hehe. Lalu ketika matahari telah berada di ufuk barat, kami semuanya bersiap-siap untuk shalat maghrib berjama'ah. Setelah selesai biasanya kita makan malam di kamar masing-masing, dan lanjut shalat Isya. Pada Ba'da Isya itu ada kegiatan pembelajaran. Ada Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan kitab turats. Tapi maisng-masing sesuai jadwal, misalnya kalau hari Senin itu jadwalnya Bahasa Inggris, Selasa Bahasa Arab, dan seterusnya. kegiatan pembelajaran hanya Minggu hingga Jum'at saja. Oh iya, ketika malam Minggu tiba *haseek* ada kegiatan dari organisasi HIMAJA (Himpunan Mahasiswi Ma'had Al-Jami'ah). Dan periode 2014-2015 aku termasuk ke dalam pengurus HIMAJA, sebagai anggota di bidang Pers. Saat perekrutan calon ketua HIMAJA, aku tidak mendaftarkan diri ku. Aku terlalu beranggapan bahwa cukup di SMA saja sibuk dengan segala aktivitas organisasi yang syuper dyuper menyibukkan. Dan setelah terpilihnya ketua, aku kabari ke Bapak bahwa aku tidak ikut pencalonan ketua, lalu Bapak bilang aku disuruh ikut HIMAJA, dan mencalonkan diri menjadi anggotanya. Hmm, ya sudah, memang tertarik sih dari awal, cuma yaa anggapan ku bahwa tidak ingin menyibukkan, biasalah hati dan pikiran tidak sinkron. wkwk. Setelah itu di hari Minggu nya biasanya ada kegiatan olahraga bersama, dan siangnya free, dan sampai maghrib baru berjama'ah dan melakukan aktivitas biasa, seperti pembelajaran. Giccuu hehe. Tapi tempat tinggal ku di Ma'had hanya berlaku selama 1 tahun saja, setelah itu kami di usir cantik deh, hussh hussh saanaa *ala sahroni eh syahrini* hehe :p

Sekarang aku lagi bener-bener sibuk dengan tugaas yang membludak. Ingin rasanya back to hometown, tapi jadwal kepulangan ditentukan oleh Ma'had, hanya bisa sebulan sekali pulangnya, huhu :( Hmm gak apa-apa deh, disini aku banyak dapat pengalaman berharga, terutama kemandirian. Di sini harus dipaksa untuk betah :)

Wassalamu'alaikum..



Kamis, 11 September 2014

Apa kabar, Arum?





Assalamu'alaikum..
Sudah lama sekali rasanya aku meninggalkan 'tempat sampah' ini. Terakhir kali aku membuang keluh kesah ku di blog ini mengenai SNMPTN. Tapi sekarang, bukan lagi keluhan-keluhan itu yang beredar disini. Karena, memori itu sudah lewat dan bukan lagi menjadi galau-gemalau ku lagi. Hehe. Kini, aku bertempat tinggal di kota yang sejuk nan damai. Masih provinsi Jawa Barat, tapi bukan Bekasi. Tepatnya, Bandung…

Mungkin semua bertanya-tanya, bagaimana hasil keputusan ku..
Jawabannya, yap! Tekad ku jatuh kepada Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN Bandung) dengan jurusan Psikologi!

Sebuah keputusan yang bagiku teramat berat untuk mempertimbangkan antara yang satu dengan yang satu. Setelah pengumuman SBMPTN dan telah dinyatakan bahwa aku tidak lolos (mungkin memang tidak mungkin bisa lolos), masih ada jalan terakhir ku untuk menggapai UNJ. Yaitu, masuk melalui Jalur Mandiri. Dan hasilnya, dari dua Program Studi yang aku pilih, di Sosiologi lah nama ku tercantum. Setelah berpikir panjang dan mempertimbangkan baik dan buruknya, akhirnya pilihan ku bulat untuk merantau ke kota kembang Bandung dengan seribu alasan yang mengiringi kepergian ku. 

Kalian tahu, terasa berat untuk meninggalkan kota sejuta kenangan. Walaupun hanya untuk empat tahun, tapi bagi ku hal ini merupakan sebuah ujian yang benar-benar mengorbankan perasaan demi keharusan. Tapi aku sadar, sebuah kesuksesan tidak di raih dengan pengorbanan yang kecil. Karena sebuah pengorbanan yang besar, akan mendapatkan kesuksesan yang sebanding dengan apa yang telah diusahakannya. 
I believe that Allah is always with me until whenever.

Wassalamu'alaikum!






Minggu, 22 Juni 2014

Sumpah ini postingan gak jelas! Tapi ada terselip doa di dalamnya :)

Assalamu'alaikum :)

Hari ini adalah tahun ke-4 ayah dari ibu ku tiada. Dan kami (aku dan keluarga ibu) pergi ke makam untuk berkunjung dan mendoakan Almarhum. Tidak jauh dari makam ayah (panggilan kakek) adalah makam amak (panggilan nenek), dan kami sekalian mengunjungi makam amak.

Mendengar kata Amak, jadi teringat perkataan Almarhumah semasa hidup kepadaku, "Kalau kamu bisa dapat sekolah negeri, itu artinya kamu 'membantu' orangtua." maksudnya meringankan beban ekonomi orangtua. Bayangkan saja kalau di Swasta? hmm :) Alhamdulillah dari SD hingga SMA aku diberi kesempatan untuk berada di negeri seperti apa yang disampaikan Amak tersebut. Dan kini, aku telah berhasil menyelesaikan pendidikan ku di jenjang SMA (Sekolah Masa-masanya Asik) wkwk :P
Harapan terbesarku adalah melanjutkan Perguruan Tinggi Negeri. Yap! Negeri (lagi). Perkataan amak yang masih aku pegang sampai sekarang. Dan dari awal masuk SMA aku sudah bercita-cita ingin membanggakan orangtua, dengan sekolah yang serius tidak main-main, dan mendapat hasil ketika pengakhiran di masa itu datang. Dan masa pengakhiran ini pun mudah-mudahan akan berbuah manis seperti yang aku citakan saat itu. Yap, PTN.

Aku belum bercerita mengenai PTN. Alhamdulillah sekali atas keajaiban dan ridho Allah, aku diberi kesempatan untuk mendapatkan apa yang aku citakan. Sebenarnya terlalu complicated untuk diceritakan semua nya disini. Singkat kata singkat cerita, aku dapat Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati atau yang lebih di kenal UIN Bandung di jurusan Psikologi. Ya, benar sekali, itu adalah Fakultas idaman ku :) Tapi ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, gak semudah menjentikkan jari. Alasannya? yang pasti soal jauh. yang pasti soal biaya hidup. yang pasti soal pantauan orangtua. dan yang pasti, akan ada yang tersakiti. Tapi, semua administrasi UIN telah diselesaikan, hanya tinggal pengembalian berkas bulan Agustus nanti.

Selagi menunggu pengembalian berkas, gak ada salahnya dong aku coba ikut tes SBMPTN? hehe. dari tanggal 16 Mei jauh dari sebelum pengumuman aku telah daftar SBMPTN, sudah bayar yang pasti, sayang kan kalau di anggurin saja mentang-mentang sudah dapat PTN. Selagi ada kesempatan dan emang bisa, kenapa gak? yaa walaupun banyak yang bertanya-tanya. Apalagi dari pihak SNMPTN nya sangat menyayangkan apabila aku ikut SBMPTN, katanya percuma saja, karena hasilnya juga tidak akan memuaskan aku. Ya sudah, aku terima itu, sangat menerimanya kok. Aku kan cuma iseng saja, penasaran dengan soal-soal SBMPTN tahun ini. Dan apalagi aku kebagian tes di SMA Negeri 46 Jakarta Selatan, sekalian jalan-jalan deh. hehe. dan tanggal 17 Juni kemarin tesnya telah berlangsung.

Di SBMPTN, aku memilih UNJ semua. Psikologi, Sosiologi, serta Bimbingan dan Konseling. Walaupun mustahil, yah aku tetap percaya kuasa Allah kok, karena hanya Dia lah yang mampu membolak-balikkan semuanya, termasuk kemustahilan sekalipun ;) Tapi aku tidak terlalu berharap, apapun hasilnya, itu pasti yang terbaik buat aku. Karena aku yakin, di setiap kejadian yang ada dalam hidup ini, semuanya adalah rencana Allah, dan Allah akan menitipkan dan menyelipkan secerca pesan untuk kehidupanku yang lebih baik, pasti. :)

ya Allah, Engkau yang Maha Mengetahui segalanya. Engkau yang sangat mengetahui keadaan Arum. Arum yakin, Engkau pasti akan memberikan pilihan yang terbaik. Kini, hanya dengan berserah diri lah yang dapat Arum lakukan. Engkau tahu batas kemampuan Arum, Engkau tau bagaimana nantinya Arum dapat menjalani semua. Maka dari itu, berilah yang terbaik untuk Arum. Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa. Aamiin.

Wassalamu'alaikum :)

Kamis, 17 April 2014

Arsenal Tour 2013 - Indonesia

Assalamu'alaikum! 
Duh, blog ini seperti tak berpenghuni yah. Bedebu. Banyak sarang laba-labanya. wkwk. 
Hah, akhirnya ada waktu untuk menulis ria. Setelah sekian waktu mempersiapkan segala hal untuk UN. Dan kini aku telah melewati bagian kecil dari proses menuju ke kehidupan sebenarnya. *berasa sebelumnya hidup di dunia maya yak*. Haha. Okelah disini aku cuma ingin mereview kembali moment terindah di tahun 2013 lalu yang belum sempat aku utarakan di blog ini. *ceileh*


eits, tunggu broh! di atas foto apaan tuh? Mari kita tampilkan dalam ukuran sedikit lebih besar.


eh maaf kebesaran wkwk. Btw, yang pakai jilbab itu siapa? hahahaha sebenarnya cuma mau pamer sih bahwa aku masuk website Arsenal.com. Yailah, Rum. Baru ge masuk website doang. Ettetet, selow man. Menurut aku ini tuh sebuah keajaiban yang luar biasa dan tidak disangka-sangka. Di balik kebahagiaan ini tuh ada cerita yang jauh lebih indah dari mimik wajah pada foto tersebut. 

Awal aku bisa nonton Arsenal itu diiringi dan penuh dengan tangisan. *waila lebay*. Tapi memang. Jadi, jauh dari beberapa bulan sebelum kedatangan Team Meriam London ke Indonesia, aku telah melihat kabar melalui jejaring sosial. Aku benar-benar gak nyangka dan kaget luar biasa karena salah satu impian ku mungkin akan segera terapai. Yaitu dengan bertemu dan melihat langsung Tim sepakbola kesayangan ku ini. Mulai saat itu aku mengumpulkan uang, rela untuk tidak jajan dan berpuasa demi terkumpulnya uang untuk pembelian tiket menuju GBK. Uang pun sudah mulai terkumpul walaupun jauh dari kata cukup. Menjelang hari H, Una mengajakku untuk membeli tiket VIP Barat yang dapat di beli di Ind*mar*et terdekat. Namun, uangku kan belum terkumpul, dan una ingin meminjamkan uangnya untuk aku. Orangtua ku pun tahu bahwa aku akan membeli tiket dan menonton Arsenal di GBK. Lalu orangtua ku melarang. Alasannya karena tiketnya terlalu mahal, pertandingannya habis Isya, apalagi dilaksanakan pada bulan Ramadhan, otomatis jadi tidak bisa shalat tarawih. Itu yang membuat orangtua ku gak setuju. Akhirnya aku tidak jadi membeli, aku benar-benar kecewa sekali. Aku masuk kamar dan nangis sejadi-jadinya. Tapi gak sampai teriak-teriak. Karena aku gak biasa menangis mengeluarkan suara. hehe. Tapi beneran deh, tangisan itu benar-benar dari hati banget, masalahnya sampe cegukan, dan cegukan itu sampe sulit dihentikan -___- Dari kejadian itu aku benar-benar sudah gak berharap lebih untuk dapat menyaksikan Arsenal di GBK. 

Hari-hari dijalani tanpa semangat. Rasanya sia-sia telah mengumpulkan uang dengan merelakan gak jajan berhari-hari. Lebih sakit lagi ketika aku melihat jejaring sosial yang penuh dengan testimoni para gunner yang telah menggenggam tiketnya. Sahabatku Fika pun telah mengantongi tiket tersebut. Aku semakin tersiksa sekali. Beberapa hari kemudian Una menyuruhku untuk membuka website Clear, katanya disana ada lomba untuk mendapatkan tiket Arsenal. Aku bilang, aku sudah tidak terlalu tertarik karena kekecewaanku di awal tadi. Tapi Una tetap mengingatkan agar aku pasti bisa menonton dan melihat Arsenal di GBK. Dan aku hanya tersenyum saja. beberapa hari kemudian, aku buka twitter, dan aku teringat perkataan Una. Akhirnya aku iseng kepoin twitter Clear. Dan benar sekali, di Bio nya tertulis dengan jelas bahwa dia mengadakan perlombaan untuk memperebutkan 100 tiket VIP Barat, yang masing-masing pemenang akan mendapatkan 2 tiket. otomatis hanya 50 orang yang akan dipilih. Lombanya itu hanya foto unik bersama produk Clear apa saja. Dari situ aku belum juga menemukan semangatku kembali. Aku berfikir, ah foto doang. Pasti banyak yang ikutan dan banyak yang bagus dan unik fotonya, apalagi kalau menggunakan kamera Digital atau SLR. Sedangkan aku saja tidak punya kamera seperti itu. Tapi aku masih ada niat untuk ikutan, walaupun gak ada harapan untuk mendapatkan tiket itu. Yasudah, kebetulan Bapak ku pakai shampoo Clear yang botol, langsung ku ambil dan ku kenakan jersey Arsenal. Aku mencoba foto menggunakan webcam saja. Aku berfoto menggunakan jersey dengan background poster Arsenal dan Taylor Swift yang terpampang di dinding kamarku sambil memegang bantal Arsenal pemberian dari kak Mizwar. Aku coba edit foto itu agar unik. setelah itu aku upload di website Clear dan memberikan comment mengenai diri aku yang menyukai club Arsenal, dan ku kirim.

Sesudah hari pengiriman itu aku tidak ingat bahwa aku mengikuti lomba tersebut, bahkan aku tidak tahu kapan pengumuman pemenangnya. beberapa hari kemudian aku buka twitter hanya untuk sekedar check mention dan melihat timeline. Dan ada tweet yang lewat tanpa permisi, yaitu dari Clear. Yang mengatakan bahwa pengumuman lomba akan di post beberapa menit lagi. Saat itu sudah tengah malam. Dan hatiku terus mengatakan, yaudah lah kalau gak menang juga, dan gak munafik juga, aku terus melantunkan dzikir dan berdoa. Hm, foto aku juga kan biasa banget. Tapi dari hati aku yang paling terdalam masih ada secerca harapan agar aku bisa dapat tiket itu. Pihak Clear telah mengumumkan. Dan aku coba membuka website Clear melalui handphone kak Afi. Aku liat, ternyata tidak ada nama aku :'( aku perhatikan satu-satu, dan ku hitung satu-satu. Mengapa hanya 10 orang yang dapat? OH. Ternyata masih ada lembar setelahnya. Ku buka lagi lembar kedua, ku teliti satu persatu. Dan..

MASYAALLAH, ALHAMDULILLAH, ALLAHU AKBAR, SUBHANALLAH, LAA ILAHAILALLAH. Nggak bisa berkata-kata lagi. Aku nangis. Terharu. Sujud syukur. Bingung. Bahagia. gak percaya. Aku langsung melompat dengan riangnya.

Keesokan harinya aku bersilaturahmi kerumah kak Mizwar, saat aku sedang asyik ngobrol dengan kak Mizwar diruangtamu nya, aku mendapatkan telpon, nomornya sih kayaknya nomor Jakarta, soalnya angka nya depannya 4. Ku angkat lah. Dan ternyata itu dari pihak Clear mengabarkan bahwa pada tanggal 9 Juli aku disuruh datang ke Jl. Hangtuah, Jakarta Selatan untuk mengambil 2 tiket VIP Barat. Dengan sigapnya aku mengiyakan dan tersenyum semeringah. 

Pada tanggal 9 Juli nya, sekitar jam 10 aku pergi bersama kak Mizwar ke Jakata Selatan, motor dia dititipkan, setelah itu kami naik Bus. Dengan bantuan informasi dari Bapak ku untuk mencari dimana lokasi yang akan dicari namun belum juga ketemu. Singkat cerita, setelah kami muter-muter jalan kaki, akhirnya ketemu juga. Sampai disana, Mbak nya bilang bahwa tiketnya belum sampai disini, sekitar jam 2 baru datang. Dan kami disuruh menunggu sampai jam 2, sedangkan saat itu masih jam 11 lewat. Akhinya aku dan kak Mizwar izin untuk keluar dulu. Kami pergi ke Senayan Town Square, dan nongkrong di McD kalau tidak salah, setelah menjelang jam 2, kami mencari mushola untuk shalat dzuhur, dan baru pergi ketempat tadi untuk mengambil tiketnya. Dan finally, disana Mbak nya udah cantik, ramah pula. Hehe. disana aku di tanya-tanya dan di foto. Setelah itu 2 tiket di tangan! Karena pada tanggal 15 Juli nya kak Mizwar nya UAS, jadi tidak bisa menemani aku nonton Arenal. Dan satu tiket nya lagi aku berikan pada adikku. Tiket telah ditangan dan orangtuaku pun akhirnya mengizinkan. Karena mau apalagi. Mubadzir kalau gak digunakan :p

Aku pergi bersama adikku Alfath, sahabatku Una, dan adikknya yang bernama Muflih. Kami di antar oleh orangtuanya Una dan juga kakak ku kak Afi yang akan menemani kita disana. Berangkat sekitar menjelang Ashar, shalat Ashar dulu di masjid dekat gedung OSO di Grand Wisata, setelah itu berangkat. Sepanjang jalan kami berdiskusi, tidak mungkin kak Afi menunggu kami didepan GBK seorang diri. Karena pertandingannya hingga malam. Akhirnya kak Mizwar menawari kami agar kak Afi bisa masuk, kebetulan dia punya teman Polisi disana yang bertugas menjaga, dan kak Mizwar meminta tolong ke temannya yang Polisi disana untuk mengizinkan kak Afi masuk ke dalam GBK. Alhamdulillah bisa. Thanks yah kak Mizwar dan temannya :) Alhamdulillah lagi dilancarkan sampai ditujuan. Aku, Alfath, Una, dan Muflih satu gate. Sedangkan kak Afi berbeda dari kami. Maghrib pun tiba, kami berbuka puasa dipinggir jalan, sambil membuka bekal yang telah orangtua kami bawakan. Setelah itu kami ingin shalat, namun jauh sekali masjid, yaitu diluar gerbang GBK. tau sendirikan sebesar apa tuh Gelora. Dan karena terlau jauh, akhirnya kami shalat di taman. Berwudhukan air botol minum, beralaskan koran. Banyak sekali para gunner yang juga shalat disitu bergantian di tempat kami. Setelah semua selesai shalat, kami mulai mengantri untuk dapat masuk ke dalam. dan didalam ternyata masih sepi. Kami langsung mengambil tempat paling depan, dibelakang bench pemain Arsenal. Disana Atmosfernya luar biasa. Meirnding. Menyanyikan lagu kebangsaan dan mars dari Arsenal sendiri pastinya :p kami meneriaki para pemainnya terus-terusan. Dan sempat dilambaikan tangan oleh Jack Wilshere. Disana juga kenalan dengan Goonerette Jakarta, namanya kak Syanaz. Dan berfoto dengan para gooner yang ingin berfoto dengan kami :p 

Setelah acara selesai, Fika sms aku, dia mencari aku, dan akhirnya kita bertemu dan berfoto bersama. Setelah itu kami pulang dengan dijemput oleh kedua orangtaunya Una. Sampai rumah sekitar jam setengah 1. Oh iya, setelah beberapa hari kemudian, aku coba check website Arsenal ingin melihat berita apa yang di post kan oleh website resmi mereka. Dan ketika aku melihat koleksi foto-foto, terselip foto yang paling atas tadi. Dan itu sangat bahagia sekali. Terimakasih yaAllah, telah memberikan ku kesempatan yang indah ini :")

Ini ceritaku. Mana ceritamu? hehe cukup panjang yah. Nulisnya aja sampai terharu huhu :')
Maaf yah tata bahasanya berantakan. Soalnya Udah ngantuk banget. Sekarang sudah jam 23.40 mata udah merem melek hehe :p

Terimakasih telah menyempatkan membaca. Oh iya, satu dari aku : 
Jangan takut untuk bermimpi terlalu tinggi, Jangan pikirkan ucapan orang bahwa kamu gila, terus bercita-cita yang indah, karena tidak ada yang tidak mungkin selagi dunia dan seisinya belum diambil kembali oleh Nya.
Wasslamu'alaikum!