Kamis, 17 April 2014

Arsenal Tour 2013 - Indonesia

Assalamu'alaikum! 
Duh, blog ini seperti tak berpenghuni yah. Bedebu. Banyak sarang laba-labanya. wkwk. 
Hah, akhirnya ada waktu untuk menulis ria. Setelah sekian waktu mempersiapkan segala hal untuk UN. Dan kini aku telah melewati bagian kecil dari proses menuju ke kehidupan sebenarnya. *berasa sebelumnya hidup di dunia maya yak*. Haha. Okelah disini aku cuma ingin mereview kembali moment terindah di tahun 2013 lalu yang belum sempat aku utarakan di blog ini. *ceileh*


eits, tunggu broh! di atas foto apaan tuh? Mari kita tampilkan dalam ukuran sedikit lebih besar.


eh maaf kebesaran wkwk. Btw, yang pakai jilbab itu siapa? hahahaha sebenarnya cuma mau pamer sih bahwa aku masuk website Arsenal.com. Yailah, Rum. Baru ge masuk website doang. Ettetet, selow man. Menurut aku ini tuh sebuah keajaiban yang luar biasa dan tidak disangka-sangka. Di balik kebahagiaan ini tuh ada cerita yang jauh lebih indah dari mimik wajah pada foto tersebut. 

Awal aku bisa nonton Arsenal itu diiringi dan penuh dengan tangisan. *waila lebay*. Tapi memang. Jadi, jauh dari beberapa bulan sebelum kedatangan Team Meriam London ke Indonesia, aku telah melihat kabar melalui jejaring sosial. Aku benar-benar gak nyangka dan kaget luar biasa karena salah satu impian ku mungkin akan segera terapai. Yaitu dengan bertemu dan melihat langsung Tim sepakbola kesayangan ku ini. Mulai saat itu aku mengumpulkan uang, rela untuk tidak jajan dan berpuasa demi terkumpulnya uang untuk pembelian tiket menuju GBK. Uang pun sudah mulai terkumpul walaupun jauh dari kata cukup. Menjelang hari H, Una mengajakku untuk membeli tiket VIP Barat yang dapat di beli di Ind*mar*et terdekat. Namun, uangku kan belum terkumpul, dan una ingin meminjamkan uangnya untuk aku. Orangtua ku pun tahu bahwa aku akan membeli tiket dan menonton Arsenal di GBK. Lalu orangtua ku melarang. Alasannya karena tiketnya terlalu mahal, pertandingannya habis Isya, apalagi dilaksanakan pada bulan Ramadhan, otomatis jadi tidak bisa shalat tarawih. Itu yang membuat orangtua ku gak setuju. Akhirnya aku tidak jadi membeli, aku benar-benar kecewa sekali. Aku masuk kamar dan nangis sejadi-jadinya. Tapi gak sampai teriak-teriak. Karena aku gak biasa menangis mengeluarkan suara. hehe. Tapi beneran deh, tangisan itu benar-benar dari hati banget, masalahnya sampe cegukan, dan cegukan itu sampe sulit dihentikan -___- Dari kejadian itu aku benar-benar sudah gak berharap lebih untuk dapat menyaksikan Arsenal di GBK. 

Hari-hari dijalani tanpa semangat. Rasanya sia-sia telah mengumpulkan uang dengan merelakan gak jajan berhari-hari. Lebih sakit lagi ketika aku melihat jejaring sosial yang penuh dengan testimoni para gunner yang telah menggenggam tiketnya. Sahabatku Fika pun telah mengantongi tiket tersebut. Aku semakin tersiksa sekali. Beberapa hari kemudian Una menyuruhku untuk membuka website Clear, katanya disana ada lomba untuk mendapatkan tiket Arsenal. Aku bilang, aku sudah tidak terlalu tertarik karena kekecewaanku di awal tadi. Tapi Una tetap mengingatkan agar aku pasti bisa menonton dan melihat Arsenal di GBK. Dan aku hanya tersenyum saja. beberapa hari kemudian, aku buka twitter, dan aku teringat perkataan Una. Akhirnya aku iseng kepoin twitter Clear. Dan benar sekali, di Bio nya tertulis dengan jelas bahwa dia mengadakan perlombaan untuk memperebutkan 100 tiket VIP Barat, yang masing-masing pemenang akan mendapatkan 2 tiket. otomatis hanya 50 orang yang akan dipilih. Lombanya itu hanya foto unik bersama produk Clear apa saja. Dari situ aku belum juga menemukan semangatku kembali. Aku berfikir, ah foto doang. Pasti banyak yang ikutan dan banyak yang bagus dan unik fotonya, apalagi kalau menggunakan kamera Digital atau SLR. Sedangkan aku saja tidak punya kamera seperti itu. Tapi aku masih ada niat untuk ikutan, walaupun gak ada harapan untuk mendapatkan tiket itu. Yasudah, kebetulan Bapak ku pakai shampoo Clear yang botol, langsung ku ambil dan ku kenakan jersey Arsenal. Aku mencoba foto menggunakan webcam saja. Aku berfoto menggunakan jersey dengan background poster Arsenal dan Taylor Swift yang terpampang di dinding kamarku sambil memegang bantal Arsenal pemberian dari kak Mizwar. Aku coba edit foto itu agar unik. setelah itu aku upload di website Clear dan memberikan comment mengenai diri aku yang menyukai club Arsenal, dan ku kirim.

Sesudah hari pengiriman itu aku tidak ingat bahwa aku mengikuti lomba tersebut, bahkan aku tidak tahu kapan pengumuman pemenangnya. beberapa hari kemudian aku buka twitter hanya untuk sekedar check mention dan melihat timeline. Dan ada tweet yang lewat tanpa permisi, yaitu dari Clear. Yang mengatakan bahwa pengumuman lomba akan di post beberapa menit lagi. Saat itu sudah tengah malam. Dan hatiku terus mengatakan, yaudah lah kalau gak menang juga, dan gak munafik juga, aku terus melantunkan dzikir dan berdoa. Hm, foto aku juga kan biasa banget. Tapi dari hati aku yang paling terdalam masih ada secerca harapan agar aku bisa dapat tiket itu. Pihak Clear telah mengumumkan. Dan aku coba membuka website Clear melalui handphone kak Afi. Aku liat, ternyata tidak ada nama aku :'( aku perhatikan satu-satu, dan ku hitung satu-satu. Mengapa hanya 10 orang yang dapat? OH. Ternyata masih ada lembar setelahnya. Ku buka lagi lembar kedua, ku teliti satu persatu. Dan..

MASYAALLAH, ALHAMDULILLAH, ALLAHU AKBAR, SUBHANALLAH, LAA ILAHAILALLAH. Nggak bisa berkata-kata lagi. Aku nangis. Terharu. Sujud syukur. Bingung. Bahagia. gak percaya. Aku langsung melompat dengan riangnya.

Keesokan harinya aku bersilaturahmi kerumah kak Mizwar, saat aku sedang asyik ngobrol dengan kak Mizwar diruangtamu nya, aku mendapatkan telpon, nomornya sih kayaknya nomor Jakarta, soalnya angka nya depannya 4. Ku angkat lah. Dan ternyata itu dari pihak Clear mengabarkan bahwa pada tanggal 9 Juli aku disuruh datang ke Jl. Hangtuah, Jakarta Selatan untuk mengambil 2 tiket VIP Barat. Dengan sigapnya aku mengiyakan dan tersenyum semeringah. 

Pada tanggal 9 Juli nya, sekitar jam 10 aku pergi bersama kak Mizwar ke Jakata Selatan, motor dia dititipkan, setelah itu kami naik Bus. Dengan bantuan informasi dari Bapak ku untuk mencari dimana lokasi yang akan dicari namun belum juga ketemu. Singkat cerita, setelah kami muter-muter jalan kaki, akhirnya ketemu juga. Sampai disana, Mbak nya bilang bahwa tiketnya belum sampai disini, sekitar jam 2 baru datang. Dan kami disuruh menunggu sampai jam 2, sedangkan saat itu masih jam 11 lewat. Akhinya aku dan kak Mizwar izin untuk keluar dulu. Kami pergi ke Senayan Town Square, dan nongkrong di McD kalau tidak salah, setelah menjelang jam 2, kami mencari mushola untuk shalat dzuhur, dan baru pergi ketempat tadi untuk mengambil tiketnya. Dan finally, disana Mbak nya udah cantik, ramah pula. Hehe. disana aku di tanya-tanya dan di foto. Setelah itu 2 tiket di tangan! Karena pada tanggal 15 Juli nya kak Mizwar nya UAS, jadi tidak bisa menemani aku nonton Arenal. Dan satu tiket nya lagi aku berikan pada adikku. Tiket telah ditangan dan orangtuaku pun akhirnya mengizinkan. Karena mau apalagi. Mubadzir kalau gak digunakan :p

Aku pergi bersama adikku Alfath, sahabatku Una, dan adikknya yang bernama Muflih. Kami di antar oleh orangtuanya Una dan juga kakak ku kak Afi yang akan menemani kita disana. Berangkat sekitar menjelang Ashar, shalat Ashar dulu di masjid dekat gedung OSO di Grand Wisata, setelah itu berangkat. Sepanjang jalan kami berdiskusi, tidak mungkin kak Afi menunggu kami didepan GBK seorang diri. Karena pertandingannya hingga malam. Akhirnya kak Mizwar menawari kami agar kak Afi bisa masuk, kebetulan dia punya teman Polisi disana yang bertugas menjaga, dan kak Mizwar meminta tolong ke temannya yang Polisi disana untuk mengizinkan kak Afi masuk ke dalam GBK. Alhamdulillah bisa. Thanks yah kak Mizwar dan temannya :) Alhamdulillah lagi dilancarkan sampai ditujuan. Aku, Alfath, Una, dan Muflih satu gate. Sedangkan kak Afi berbeda dari kami. Maghrib pun tiba, kami berbuka puasa dipinggir jalan, sambil membuka bekal yang telah orangtua kami bawakan. Setelah itu kami ingin shalat, namun jauh sekali masjid, yaitu diluar gerbang GBK. tau sendirikan sebesar apa tuh Gelora. Dan karena terlau jauh, akhirnya kami shalat di taman. Berwudhukan air botol minum, beralaskan koran. Banyak sekali para gunner yang juga shalat disitu bergantian di tempat kami. Setelah semua selesai shalat, kami mulai mengantri untuk dapat masuk ke dalam. dan didalam ternyata masih sepi. Kami langsung mengambil tempat paling depan, dibelakang bench pemain Arsenal. Disana Atmosfernya luar biasa. Meirnding. Menyanyikan lagu kebangsaan dan mars dari Arsenal sendiri pastinya :p kami meneriaki para pemainnya terus-terusan. Dan sempat dilambaikan tangan oleh Jack Wilshere. Disana juga kenalan dengan Goonerette Jakarta, namanya kak Syanaz. Dan berfoto dengan para gooner yang ingin berfoto dengan kami :p 

Setelah acara selesai, Fika sms aku, dia mencari aku, dan akhirnya kita bertemu dan berfoto bersama. Setelah itu kami pulang dengan dijemput oleh kedua orangtaunya Una. Sampai rumah sekitar jam setengah 1. Oh iya, setelah beberapa hari kemudian, aku coba check website Arsenal ingin melihat berita apa yang di post kan oleh website resmi mereka. Dan ketika aku melihat koleksi foto-foto, terselip foto yang paling atas tadi. Dan itu sangat bahagia sekali. Terimakasih yaAllah, telah memberikan ku kesempatan yang indah ini :")

Ini ceritaku. Mana ceritamu? hehe cukup panjang yah. Nulisnya aja sampai terharu huhu :')
Maaf yah tata bahasanya berantakan. Soalnya Udah ngantuk banget. Sekarang sudah jam 23.40 mata udah merem melek hehe :p

Terimakasih telah menyempatkan membaca. Oh iya, satu dari aku : 
Jangan takut untuk bermimpi terlalu tinggi, Jangan pikirkan ucapan orang bahwa kamu gila, terus bercita-cita yang indah, karena tidak ada yang tidak mungkin selagi dunia dan seisinya belum diambil kembali oleh Nya.
Wasslamu'alaikum!